membuat kk dan akta kelahiran depok

Family: Membuat KK dan Akta Kelahiran di Depok

posted in: Family | 0

Halo semuanya, kali ini saya mau share pengalaman saya mengurus pindah domisili, membuat KK (Kartu Keluarga), dan Akta Kelahiran di Depok. Jadi, saya dan istri menikah di bulan Maret 2018, tapi kami gak langsung mengurus pembuatan Kartu keluarga alias KK baru. Waktu itu memang pertimbangannya nunggu rumah kami jadi aja biar gak dua kali urus. Tapi kenyataannya, pas rumah sudah selesai dibangun, kami tetap belum urus juga. hehehe. Akhirnya. pas anak pertama kami lahir, baru deh kami kepikiran (terdesak juga) untuk buat KK karena untuk dipakai membuat akta kelahiran.

Setelah memutuskan untuk pindah domisili dan mengurus KK baru, hal pertama yang saya lakukan adalah mencari informasi online mengenai prosedurnya. Tujuan saya sih biar bisa siapin semua persyaratannya, jadi ngurusnya sekali jalan gitu, gak perlu bolak balik ke kelurahan, kecamatan, RT/RW, sama Dukcapil. Ekspektasi saya sih informasi yang saya butuhkan harusnya ada di internet, terutama di situs resmi pemerintah daerahnya. Tapi sayangnya, kenyataannya gak ada informasinya gaes. Ada sih situs yang membahas cara buat KK atau pindah domisili, seperti di situs finansialku.com atau di di situs cermati.com. Tapi itu secara umum aja dan saya gak nemu yang membahas khusus di Depok yang menjadi tujuan pindah saya (kalau istri memang udah di Depok). Kita berdoa aja semoga ke depannya pemerintah daerah (kota/kabupaten dan provinsi) bisa lebih informatif kepada warganya ya.

Berikut ini detail apa yang kami urus:

  • Saya berdomisili atau memegang KTP Kota Bekasi dengan KK yang masih numpang orang tua. Oleh karena itu, saya perlu cabut berkas kependudukan saya di Dukcapil Kota Bekasi dan Pindah Datang ke Kota Depok.
  • Istri saya berdomisili di Depok, tapi beda kecamatan dengan rumah tempat tinggal kami. Oleh karena itu, istri saya cukup pindah alamat aja antar kecamatan di Kota Depok.
  • Setelah mengurus kepindahan di Dukcapil (saya) dan Kecamatan (istri saya), maka lanjut membuat KK baru dan Akta Kelahiran Anak kami yang baru lahir.

Mencabut Berkas Kependudukan dari Kota Bekasi

Untuk prosedur cabut berkas kependudukan dan meminta Surat Keterangan Pindah antar kabupaten/kota ini lumayan simple, yaitu:

  1. Minta surat pengantar RT/RW. Untuk minta surat ini syaratnya tergantung masing-masing RT/RW, kalau kenal dengan orangnya mungkin cukup bawa diri aja. hehehe. Untuk amannya sih bawa aja KTP dan KK asli dan fotokopi. Lama mengurus: langsung jadi (kalau pas datang langsung berhasil ketemu pak RT dan pak RW nya) s.d. 1-2 hari kalendar
  2. Setelah dapat surat pengantar RT/RW, selanjutnya datang ke kelurahan untuk minta Surat Keterangan Pindah. Waktu itu kebetulan yang mengurus papa saya, tapi syarat mengurusnya adalah membawa Surat Pengantar RT/RW, bawa aja KTP dan KK asli dan fotokopi. Lama mengurus: Langsung jadi.
  3. Setelah selesai dari kelurahan, langsung datang aja ke Kecamatan untuk minta Surat Keterangan Pindah. Kecamatan saya waktu itu adalah Pondok Melati. Jujur saya salut dengan pelayanan di Kecamatan Pondok Melati (mungkin semua kecamatan di Kota Bekasi sama) karena jam operasional mereka mulai dari jam 8 pagi s.d. 9 malam. Hari Sabtu pun mereka buka setengah hari. Luar biasa memudahkan, terutama bagi warga yang berstatus karyawan. Saya pribadi waktu itu datang malem-malem sepulang kerja. Satu lagi, di Kota Bekasi, pihak kecamatan memfasilitasi pengurusan administrasi ke Dinas Dukcapil Kota Bekasi. Dengan kata lain, saya gak perlu ke Dukcapil Bekasi untuk minta Surat Pindah, cukup sampai kecamatan aja. Persyaratan yang dibutuhkan: surat pengantar RT/RW, Surat Keterangan Pindah Kelurahan, foto kopi KTP, dan foto kopi KK. Lama mengurus: 3 hari kerja (karena dari kecamatan mereka kumpulkan berkas dan perlu bawa ke dukcapil)

Setelah menunggu 3 hari kerja, saya kembali lagi ke Kecamatan Pondok Melati untuk mengambil Surat Keterangan Pindah antar kabupaten/kota saya yang sudah jadi. Oh ya. untuk mengurus semua berkas di atas, kita harus sudah siapkan alamat pindah tujuan yang akan ditulis di dalam dokumen.

surat keterangan pindah dari dukcapil kota bekasi
surat keterangan pindah dari dukcapil kota bekasi

Mengurus Pindah antar Kecamatan Depok

Untuk mengurus pindah alamat antar Kecamatan Depok ini kami dibantu ayahnya istri. Untuk prosedurnya kurang lebih sama dengan prosedur saya mencabut berkas dari Kota Bekasi, yaitu:

  1. Minta surat pengantar RT/RW.
  2. Setelah dapat surat pengantar RT/RW, selanjutnya datang ke kelurahan untuk minta Surat Keterangan Pindah dari Kelurahan.
  3. Mengurus ke Kecamatan untuk memperoleh Surat Keterangan Pindah antar Kecamatan
contoh surat pengantar RT/RW
contoh surat pengantar RT/RW

Untuk lama waktu mengurus di Kelurahan dan Kecamatan harusnya bisa langsung jadi dan gak perlu nunggu sampai besoknya. Oh ya, sebagai tambahan, pada saat mengurus pindah antar kecamatan ini kita mendapat formulir biodata penduduk kosong yang perlu diisi. Sepertinya sih formulir ini bisa diminta di Kelurahan tujuan pindah juga.

Lapor Pindah Datang di Dukcapil Depok

Setelah saya memperoleh Surat Keterangan Pindah antar kabupaten/kota dari Dukcapil Kota Bekasi, selanjutnya saya datang ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Depok untuk Lapor Pindah Datang. Persyaratannya adalah sebagai berikut:

  1. Asli dan fotocopy 2 rangkap Surat Keterangan Pindah WNI (SKPWNI) dari daerah asal
  2. Asli dan fotocopy 2 rangkap Biodata masing-masing yang pindah. Biodata penduduk ini pengalaman saya otomatis dilampirkan di belakang Surat Keterangan Pindah WNI. Jadi bukan bikin biodata sendiri ya.
  3. Asli dan fotocopy KTP/e-KTP dari daerah asal. KTP/e-KTP asli ini akan ditarik ya oleh Dukcapil. Jadi sebelum mengurus pastikan tidak ada kebutuhan untuk menggunakan KTP untuk mengurus hal lain. KTP baru akan dicetak dan diberikan oleh kelurahan tujuan pindah.
  4. Fotocopy buku nikah atau akta perkawinan
  5. Fotocopy Kartu Keluarga dari daerah asal
  6. Fotocopy Kartu Keluarga Depok (jika yang pindah usia kurang dari 17 tahun)
  7. Fotocopy Akta Kelahiran anak (untuk anak usia di bawah 17 tahun)
  8. Jika yang mengurus bukan yang bersangkutan, agar membuat Surat Kuasa, di atas materai serta melampirkan fotocopy KTP/e-KTP yang diberi kuasa.
persyaratan pindah datang di kota depok
persyaratan pindah datang di kota depok

Pastikan semua syarat di atas terpenuhi ya, karena kalau tidak lengkap gak akan diproses. Untuk pelayanan di kantor Dukcapil Depok juga mudah, sistem antriannya sudah bagus dan disediakan loket Pindah Datang khusus, jadi cuma antri sebentar saja sudah dipanggil. Sementara itu, untuk lama waktu pemrosesan berdasarkan SOP yang ditulis di banner 14 hari kerja. Tapi petugas loketnya bilang cukup 3 hari kerja sudah selesai dan bisa diambil.

Setelah 3 hari kerja, akhirnya saya balik lagi ke Dinas Dukcapil Depok untuk mengambil Surat Keterangan Pindah Datang saya. Mohon maaf untuk bentuk suratnya lupa saya foto jadi tidak bisa ditampilkan. hehehe.

Membuat KK baru dan Akta Kelahiran di Kelurahan Mekarsari, Depok

Sebagai informasi, berbeda dengan di Kota Bekasi, untuk di Kota Depok yang saya amati pengurusan dokumen kependudukan seperti membuat KK dan akta kelahiran (untuk anak di bawah 60 hari) diurus oleh kelurahan, bukan kecamatan. Saya sempat datang ke Kecamatan Cimanggis, tapi ternyata kantornya sepi dan kata petugasnya datang aja ke Kelurahan. Bagus juga seperti itu, jadi lebih mudah. Berikut ini pengalaman saya:

  1. Setelah selesai mengurus pindah datang di Dinas Dukcapil, saya lapor datang ke RT/RW. Untuk lapor datang ke RT/RW ini bisa juga sebelum ke Dinas Dukcapil. Menurut saya mungkin lebih baik lapor ketua RT/RW nya dulu sebelum ke Dukcapil biar pak RT/RW nya gak kaget ada warga baru pindah. Pada waktu ke ketua RT/RW dibawa aja surat keterangan pindah dari kelurahan, kecamatan, dan Dukcapil yang sudah diperoleh sebelumnya. Beruntungnya saya adalah pas malam-malam datang ke rumah pak RT, ternyata lagi ada pak RW juga ngumpul sama warga lainnya. Jadi langsung dapat tuh cap dan ttd RT/RW dalam satu kesempatan. Oh ya, formulir biodata juga butuh tanda tangan RT/RW ya di bagian bawah.
    formulir biodata penduduk depok
    formulir biodata penduduk depok
  2. Selesai dari RT/RW, selanjutnya tinggal datang ke Kelurahan tujuan pindah. Berikut yang perlu dipersiapkan:
    • Surat keterangan sudah lapor pindah dari Dukcapil Depok (untuk saya) beserta fotocopy nya
    • Surat Keterangan Pindah antar kecamatan (untuk istri saya yang hanya pindah antar kecamatan) beserta fotocopy nya
    • Fotokopi buku nikah (tidak perlu dilegalisir). Ini sebagai bukti pernikahannya tercatat ya. kalau kita tidak lampirkan nanti dicatat sebagai nikah siri. hehehe.
    • Formulir Biodata Penduduk yang sudah diisi. Formulir ini memuat informasi Kepala Keluarga dan anggota keluarganya siapa saja.
    • Foto kopi KK sebelumnya dari semua pihak yang akan dicatat di KK baru. Dalam hal ini KK orang tua saya dan KK orang tua istri saya.
    • Surat Keterangan lahir dari rumah sakit/bidan karena kami mau sekalian membuat Akta Kelahiran anak.

Penutup:

Setelah semua berkas diserahkan ke petugas kelurahan tujuan pindah, tinggal tunggu dokumennya selesai. Untuk Akta Kelahiran butuh waktu 30 hari alias sebulan. Sementara itu, untuk KK dan KTP bisa lebih cepat, sekitar dua minggu. Tips dari saya, coba minta nomor telpon petugasnya, jadi bisa tanya via WhatsApp untuk mengecek apakah pengurusan berkas sudah selesai sebelum datang ke kelurahan lagi. Kebetulan petugas yang melayani saya tanpa diminta udah ngasih nomornya duluan dan ibunya luar biasa ramah sekali dalam melayani. hehe.

Biaya Pengurusan: Gratis (tidak ada pungutan). Gak perlu inisiatif ngasih petugasnya juga ya karena memang sudah tugas mereka.

Total waktu mengurus:

  • mengurus ke RT/RW, kelurahan, kecamatan, dukcapil: Kurang lebih 2-4 hari
  • menunggu dokumennya selesai: 3 minggu s.d. 1 bulan

Jam Operasional:

  • Kelurahan Mekarsari (mungkin semua kelurahan di Depok sama): 08.30 s.d. 15.00 (Senin s.d. Jumat)
  • Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi (mungkin semua kecamatan di Kota Bekasi sama): 08.00 s.d. 21.00 (Senin s.d. Jumat). Setengah hari di hari Sabtu
  • Dinas Dukcapil Kota Depok: 08.00 s.d. 15.00 (Senin s.d. Jumat)

Demikian yang saya bisa bagikan mengenai cara membuat KK dan Akta Kelahiran di Kota Depok

Baca juga tulisan kami: Menentukan lokasi rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *