anissa
anissa A mom of wonderful son and a wife of a lovely husband

Keluarga Kecilku: Kembali Bekerja Setelah Melahirkan

Keluarga Kecilku: Kembali Bekerja Setelah Melahirkan

Setelah melewati masa cuti 3 bulan, memutuskan kembali bekerja setelah melahirkan itu tidak mudah. Bagaimana sampai akhirnya bekerja kembali? Seandainya Bunda sehari-harinya tidak ada di rumah, mungkin beberapa hari setelah melahirkan akan langsung sibuk ngurusin Baby Shop. Namun sayangnya karena sedang diperhatikan demi pemulihan, karena katanya masih pamali kalau keluar rumah. Jadi memang pasca melahirkan tidak bisa banyak keluar rumah.

Rutinitas Pasca Melahirkan

Mungkin zaman dulu para ibu benar-benar bisa tidak beraktivitas di luar rumah sampai 40 hari dan tanpa Youtube, Instagram atau sosial media manapun itu. Lumayan wow juga sih kalau dibayangkan. Akhirnya karena kebetulan kerjaan masih bisa dipantau secara remote, di rumah mempraktekan multitasking ringan. Termasuk salah satunya, menyusui sambil bekerja. (Baca juga: 4 Tips Menyusui Pada 48 Jam Pertama Setelah Melahirkan)

Kembali Bekerja Setelah Melahirkan

Oh iya untuk para calon ibu jangan lupa siapkan kain gurita untuk perut, dia terdiri dari 2 lapisan. Lapisan dalamnya kain utuh biasa, sedangkan lapisan luarnya seperti gurita. Dimulai dari di ruang persalinan, saya dipakaikan gurita itu oleh bidan setelah selesai operasi. Sampai sekarang pun setiap hari antara gurita atau stagen tetap dipakai saat beraktivitas, seharusnya.. tetapi terkadang agak malas memakainya hehe.. Lalu untuk ari-ari Giandra juga dibawa dari rumah sakit dan dikubur di halaman depan rumah. Nah, karena H+1 saya dan suami masih di rumah, akhirnya orang tua saya yang mengubur. Lengkap dengan ditambahkan gula, mainan anak laki, dll. Dengan kepercayaan supaya  anaknya mudah senyum, dsb.

alt

Meminta Bantuan Orang Terdekat

Sebenarnya untuk benar-benar kembali beraktivitas normal dengan rentang waktu sekitar 1 bulan pasca melahirkan agak susah. Salah satu alasannya karena bayi masih tidur sebentar dan lambung mereka masih sangat kecil sebesar cherry. Oleh karena itu, mereka jadi lebih cepat lapar dan sejam sekali meminta ASI. Sekarang Giandra umurnya sudah 2 bulan jalan 3 bulan dan rasanya jeda pemberian ASI nya lebih lama dari biasanya. Mungkin ini saatnya para ibu yang mau disambil bekerja buat curi-curi waktu. Walaupun begitu untuk jarak dekat kalau mau meeting sama orang pasti butuh 1 pendamping untuk bantuin, terlebih pas si kecil tetiba nangis karena laper atau popoknya sudah perlu diganti. (Baca juga: Tanggung Jawab Membesarkan Anak)

Pada prinsipnya sih para ibu pekerja yang punya anak, perlu manajemen waktu yang lebih baik dari sebelumnya. Kalau dahulu sebelum menikah masih punya waktu luang, setelah menikah perlu spare  waktu untuk sekedar beberes rumah, baju suami, dan siapin makanan buat yang masak. Setelah punya anak semakin dituntut lagi waktunya supaya lebih efisien. Good luck untuk saya dan buat para ibu lainnya yang kembali bekerja setelah melahirkan!

comments powered by Disqus