anissa
anissa A mom of wonderful son and a wife of a lovely husband

Keluarga Kecilku : Perubahan Semasa Kehamilan

Keluarga Kecilku : Perubahan Semasa Kehamilan

Bulan pertama berlalu, sampai akhirnya masuk ke bulan ketiga. Inget banget pertama kali tahu kalau sedang hamil. Waktu itu lagi tidur terus tiba-tiba terbangun karena mau ke kamar mandi. Di tanggal tersebut biasanya sudah jadwalnya untuk haid, tetapi karena terlambat jadi sudah siap alat tes kehamilan. Nah, karena penasaran sama alatnya juga, jadi pas buang air kecil dicobain deh alatnya. Dan ternyata hasilnya... positif hamil! Alhamdulillah. Belum terbayang bagaimana rasanya hamil (bahkan terkadang masih belum percaya kalau sudah menikah).

 

alt

 

Bisa dibilang waktu terasa berlalu cepat banget, mungkin karena disambil ngantor. Sebenarnya sampai dengan bulan keenam kehamilan, tidak ada perubahan yang terlalu signifikan kecuali berat badan yang udah lewat dari 60 kg. Padahal kalau lagi tidak hamil, susah banget sampai beratnya segitu. Begitu masuk ke bulan ketujuh mulai kelihatan bentuk tubuh yang berubah. Kulit permukaan perut mulai meregang, kaki mendadak kram parah setiap lagi tidur, dan tidak ketinggalan konstipasi berhari-hari. Panggul kiri juga sempat sakit, yang awalnya dikira karena kurang pemanasan sebelum yoga. Ternyata di hari pertama setelah melahirkan, mendadak tidak sakit lagi.

 

Cuma memang dari awal hamil hanya pernah sekali muntah karena mual aja. Oh pernah seharian muntah bisa tiga kali karena salah makan pas hamil deng. Terus jadi sering makan es batu, ini agak aneh awalnya. Ternyata yang kata orang kalau hamil ulu hatinya panas, kaya gitu efeknya. Jadi sering makan es batu biar adem. Saking seringnya makan es batu sampai flu parah. Nah tapi nih untuk ibu hamil yang flu, cukup minum air dan banyakin istirahat saja. Tidak perlu minum obat karena akan sembuh dengan sendirinya, selain memang tidak disarankan untuk minum obat karena sedang hamil.

 

Di umur kehamilan 9 bulan baru deh ambil cuti melahirkan atau maternity leave. Beberapa teman ada yang cuti beberapa hari saja sebelum melahirkan, supaya lebih puas setelah melahirkannya nanti. Tetapi karena mau menikmati masa-masa hamil di rumah juga, jadilah cuti untuk persiapan persalinan nanti, baik mental ataupun kelengkapan bayi. Di postingan berikutnya aku juga mau berbagi persiapan lebih lengkapnya. Kesimpulannya, cukup puas dengan masa-masa cuti melahirkannya dan tidak sabar buat ketemu anak bayi ini! Hihi

 

alt

 

comments powered by Disqus